Identifikasi Senyawa Sitotoksik dalam Ekstrak Kloroform Daun Tempuyung (Sonchus arvensis L.) Menggunakan GC-MS

  • Azifa A
  • Kusrini D
  • Fachriyah E
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Identifikasi senyawa sitotoksik dari ekstrak kloroform daun tempuyung (Sonchus arvensis L.) menggunakan GC-MS telah dilakukan. Identifikasi ini dilakukan menggunakan metode GC-MS dan uji aktivitas menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Dari uji aktivitas, diperoleh bahwa fraksi B hasil kolom ekstrak kloroform merupakan fraksi yang sangat sitotoksik dengan harga LC50 = 7,862 ppm. Pada identifikasi fraksi B, diperoleh 29 senyawa dan ada 5 senyawa yang teridentifikasi dengan kelimpahan tertinggi yaitu dibutil ftalat dengan waktu retensi 22,265 menit dan luas area 7,71%, asam palmitat dengan waktu retensi 22,626 menit dan luas area 8,49%, 8,11,14-asam eikosatrieonat dengan waktu retensi 24,4 menit dan luas area 6,95, dioktil adipat dengan waktu retensi 26,517 menit dan luas area 7,90%, serta dioktil ftalat dengan waktu retensi 28,983 menit dan luas area 10,61%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azifa, A. N., Kusrini, D., & Fachriyah, E. (2014). Identifikasi Senyawa Sitotoksik dalam Ekstrak Kloroform Daun Tempuyung (Sonchus arvensis L.) Menggunakan GC-MS. Jurnal Kimia Sains Dan Aplikasi, 17(1), 23–26. https://doi.org/10.14710/jksa.17.1.23-26

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free