Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi di RSUD Siti Fatimah

  • Livia S
  • Pranata Y
  • Azzahra N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah yang menetap di atas 140/90 mmHg dan menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Keberhasilan terapi hipertensi sangat ditentukan oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 139 responden yang memenuhi kriteria inklusi bulan Juli 2025 melalui metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (uji Chi-Square), dan simultan (uji ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang (69,8%). Uji Chi-Square menunjukkan hanya variabel tingkat pendidikan yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat (p=0,026; r=-0,161), sedangkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan lama menderita hipertensi tidak signifikan. Uji ANOVA menunjukkan bahwa secara simultan, karakteristikresponden tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan penggunaan obat antihipertensi (F=1,537; Sig.=0,172 > 0,05). Kesimpulannya, tingkat pendidikan menjadi faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien hipertensi, dengan kecenderungan semakin tinggi pendidikan justru menurunkan kepatuhanHipertensi merupakan peningkatan tekanan darah yang menetap di atas 140/90 mmHg dan menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Keberhasilan terapi hipertensi sangat ditentukan oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 174 responden yang memenuhi kriteria inklusi bulan Juli 2025 melalui metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (uji Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang (66,1%) dan (33,9%) memiliki kepatuhan rendah. Uji Chi-Square menunjukkan bahwa usia (p=0,006; r=-0,188) dan tingkat pendidikan (p=0,019; r=-0,158) berhubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan memiliki arah korelasi negatif, sedangkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan lama menderita hipertensi tidak berhubungan signifikan (p>0,05). Model regresi secara simultan signifikan (p=0,020), namun hanya mampu menjelaskan 10,3% variasi kepatuhan. Disimpulkan bahwa usia dan tingkat pendidikan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan penggunaan obat antihipertensi, dengan arah negatif yang menunjukkan bahwa peningkatan usia dan pendidikan dapat menurunkan tingkat kepatuhan pasien

Cite

CITATION STYLE

APA

Livia, S., Pranata, Y., Azzahra, N., & Muliana, H. (2025). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi di RSUD Siti Fatimah. JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN, 3(2), 43–52. https://doi.org/10.52120/3ecg6e18

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free