PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PESERTA DIDIK DI TINGKAT TAMAN KANAK-KANAK

  • Ariyanti I
N/ACitations
Citations of this article
119Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sejalan dengan itu perbaikan dan penyesuaian kurikulum nasional terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan jaman. Dinamika pendidikan dewasa ini ditandai dengan suatu pembeharuan dan transformasi pemikiran tentang hakekat pembelajaran sebagai suatu proses yang aktif, interaktif dan konstruktif. Titik central setiap peristiwa pembelajaran terletak pada keberhasilan peserta didik dalam mengorganisasikan pengalamannya, Mengembangkan berfikir dan mengimplementasikan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam penelitian pengembangan ini, pengembang menggunakan model pengembangan Lee & Owens. Model pengembangan Lee & Owens memiliki 5 tahapan yang dilakukan oleh pengembang. Lima tahapan yang dikemukakan oleh Lee & Owens ialah (1) Tahap Analisis (Analysis),(2) Tahap Desain (Design), (3) tahap Pengembangan (Development), (4) Tahap Penerapan (Implementation), (5) Tahap Evaluasi (Evaluation).  Dalam penelitian pengembangan ini, pengembang menggunakan model pengembangan Lee & Owens. Model pengembangan Lee & Owens ialah suatu model pengembangan untuk membuat sebuah prototype pembelajaran yang menggunakan multimedia. Dari hasil uji coba para ahli dan uji cpba lapangan dapat ditarik kesimpulan bahwa multimedia yang dikembangkan telah valid dan layak untuk digunakan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ariyanti, I. (2022). PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PESERTA DIDIK DI TINGKAT TAMAN KANAK-KANAK. Educational Technology Journal, 2(1), 34–44. https://doi.org/10.26740/etj.v2n1.p34-44

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free