Formulasi dan evaluasi krim antijerawat berbahan limbah cangkang kerang bulu (Anadara antiquata Linn.)

  • Syaefudin S
  • Oktovianti V
  • Andrianto D
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cangkang kerang bulu mengandung kitosan yang berpotensi sebagai antibakteri sehingga dapat dijadikan sebagai bahan krim antijerawat. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik fisikokimia (pH, penyebaran warna dan butiran, emulsi, serta daya sebar) produk krim berbahan dasar kitosan dari limbah cangkang kerang bulu serta mengevaluasi bioaktivitas (aktivitas antioksidan dan antibakteri) formula krim antijerawat dengan variasi konsentrasi kitosan 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3) (b/v). Kitosan yang dihasilkan dari ekstraksi kitosan cangkang kerang bulu memiliki kadar air, rendemen, serta derajat deasetilasi berturut-turut sebesar 3,49%, 47,63%, dan 97,49%. Uji fisikokimia menunjukkan bahwa ketiga formula krim antijerawat memiliki pH 5, tipe penyebaran warna dan butiran homogen, tipe emulsi O/W, dan daya sebar yang menurun seiring meningkatnya konsentrasi kitosan. F3 memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dan F1 memiliki kemampuan penghambatan bakteri tertinggi. Formula terpilih, yakni F1, menunjukkan hasil organoleptik (warna, tekstur, bau, daya serap, dan kemudahan untuk dibersihkan) yang cukup disukai panelis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syaefudin, S., Oktovianti, V., & Andrianto, D. (2023). Formulasi dan evaluasi krim antijerawat berbahan limbah cangkang kerang bulu (Anadara antiquata Linn.). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 26(2), 314–325. https://doi.org/10.17844/jphpi.v26i2.44109

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free