Abstract
Masyarakat zaman sekarang mulai memperhatikan produk yang dikonsumsi seperti sayur organik. Munculnya Covid-19 berdampak pada penjualan sayur organik. Salah satu pelaku usaha yang mengalami dampak Covid-19 adalah kelompok tani Tranggulasi. Tranggulasi bergerak sebagai produsen dan pemasok sayur organik di beberapa kota. Sebagai produsen, perlu strategi agar usaha dapat berkembang. Tranggulasi sebagai salah satu pelaku yang menerapkan strategi pemasaran dalam bisnisnya sekaligus menghadapi perubahan tatanan kebiasaan baru. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji dampak pandemi Covid-19 terhadap manajemen dan strategi pemasaran sayuran organik di Tranggulasi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif, bauran pemasaran (4P), dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan hasil penelitian, dampak Covid-19 terhadap manajemen yaitu kesulitan dalam pendistribusian sayur organik, penjualan produk yang dinamis, serta promosi yang memaksimalkan penggunaan media sosial. Berdasarkan hasil analisis AHP bahwa pada tingkatan faktor, produk menjadi fokus utama dengan bobot sebesar 0,29. Tingkatan aktor, sekretaris berperan penting dengan bobot 0,44. Prioritas tujuan dalam strategi pemasaran yaitu meningkatkan mutu dan kualitas dengan bobot 0,29. Pada level alternatif, menetapkan standar kualitas produk menjadi prioritas dengan bobot 0,37
Cite
CITATION STYLE
Nugroho, I. N., & Yuliawati, Y. (2021). DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP MANAJEMEN DAN STRATEGI PEMASARAN SAYUR ORGANIK (Studi Kasus di Kelompok Tani Tranggulasi Desa Batur, Kabupaten Semarang). Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 7(2), 1377. https://doi.org/10.25157/ma.v7i2.5389
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.