Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kasundaan yaitu cageur, bageur, bener, pinter, singer yang telah luput dari kehidupan para siswa. Terkikisnya nilai-nilai bu- daya lokal menimbulkan permasalahan, yaitu degradasi karakter yang dipengaruhi oleh lemahnya etika dan estetika. Penelitian ini terdiri atas dua tahapan, yaitu mengkaji tari dengan menggunakan teori etnokoreologi yang dibantu dengan pendekatan etnopeda- gogik dan folklor, serta implementasi pembelajaran dengan menggunakan teori Lickona dan Gardner. Hasil kajian diperoleh bahwa nilai-nilai yang berkenaan dengan nilai cageur, bageur, bener, pinter, tur singer yang kemudian diimplementasikan melalui sebuah pembe- lajaran tari etnis, yaitu tari pakujajar dengan menggunakan model pembelajaran sinektik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian action research dengan pendekatan kuali- tatif. Berdasarkan proses yang telah dilakukan, terjadi peningkatan yang signifi kan yang dibuktikan dengan meningkatnya daya imajinasi serta pemahaman siswa terhadap materi pelajaran dan sikap siswa yang peduli serta saling menghormati baik pada guru maupun antarsesama. Dengan demikian, penelitian ini menghasilkan model pembelajaran tari etnis.
Cite
CITATION STYLE
Wahyudi, A. V., Narawati, T., & Nugraheni, T. (2018). Penanaman Nilai-Nilai Kasundaan Berbasis Pembelajaran Tari Pakujajar di SMP Negeri 5 Sukabumi. Panggung, 28(2). https://doi.org/10.26742/panggung.v28i2.462
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.