Keunikan Kekristenan Berakar di Dalam Kesatuannya Dengan Kristus

  • Harefa W
N/ACitations
Citations of this article
154Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keunikan tidak berarti menunjuk kepada sesuatu yang aneh (eksentrik). Keunikan kekristenan menunjuk kepada pengajaran finalitas bahwa kekristenan adalah sesuatu yang tidak bisa dibandingkan dengan agama lain. Keunikan dari kekristenan bukan dilihat dari kitabnya, cara ibadah dan penampilan artifisialnya melainkan karena agama ini sebagai hasil dari Wahyu Khusus Allah. Kekristenan bukan berakar dari hasil budaya manusia melainkan berakar di dalam Yesus Kristus, yang adalah Tuhan, yang telah mengalami kesatuan dengan umat-Nya. Konsep keunikan kekristenan ini sangat penting diketahui oleh seluruh orang percaya agar tidak salah mengenal dirinya dalam masyarakat yang majemuk saat ini dan juga tidak menyalahgunakan pengertian keunikan ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Harefa, W. (2018). Keunikan Kekristenan Berakar di Dalam Kesatuannya Dengan Kristus. Kurios, 2(1), 32. https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.19

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free