Abstract
Abstrak Pada proses adsorpsi, karbon aktif termasuk jenis adsorben yang sering digunakan. Hal tersebut dikarenakan kemampuan daya adsorp (serap) karbon aktif dinilai lebih baik dibandingkan adsorben lain. Bahan utama yang dapat digunakan untuk membuat arang aktif ialah bahan yang memiliki kandungan karbon didalamnya. Contoh bahan baku yang biasanya dipakai adalah limbah agrikultur. Salah satu limbah agrikultur yang melimpah di Indonesia adalah ampas tebu. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh jenis aktivator dan konsentrasi aktivator pada karakteristik dari karbon aktif yang dihasilkan melalui proses karbonasi dan aktivasi kimia. Suhu dan waktu karbonasi yang dijaga tetap pada 500℃ dan 30 menit. Jenis aktivator yang digunakan adalah NaOH, NaCl, H2SO4, dan HCl dengan variasi konsentrasi masing-masing (0,2N; 0,4N; 0,6N; 0,8N; 1,0N). Karakteristik yang diukur pada penelitian ialah kadar volatile matter dan kadar abu.
Cite
CITATION STYLE
Rum, A. C. (2023). Studi Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Aktivator Terhadap Karakteristik Karbon Aktif dari Ampas Tebu. CHEMTAG Journal of Chemical Engineering, 4(1), 7. https://doi.org/10.56444/cjce.v4i1.3347
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.