TUNGGU TUBANG DALAM PEMBAGIAN HARTA WARISAN PADA MASYARAKAT SUKU SEMENDE

  • Velinda A
  • Wilodati W
  • Kosasih A
N/ACitations
Citations of this article
65Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh cara pembagian harta warisan pada masyarakat Suku Semende yang cukup unik dan berbeda dengan wilayah lainnya, sistem ini disebut dengan Tunggu Tubang. Penelitian ini dilakukan di Desa Gunung Agung Kecamatan Semende Darat Tengah Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatra Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi literatur. Temuan hasil penelitian ini adalah proses pembagian harta warisan di Desa Gunung Agung dilakukan dengan sistem Tunggu Tubang dimana anak perempuan yang terlahir pertama yang mendapatkan harta pusaka, harta pusaka ini berupa sebuah rumah dan sebidang sawah. Harta pusaka tidak dapat dijual dan hanya dapat menikmati hasil. Tugas Tunggu Tubang adalah menghimpun keluarga besar, mewakili keluarga besar, mengurus harta pusaka.

Cite

CITATION STYLE

APA

Velinda, A., Wilodati, W., & Kosasih, A. (2018). TUNGGU TUBANG DALAM PEMBAGIAN HARTA WARISAN PADA MASYARAKAT SUKU SEMENDE. SOSIETAS, 7(2). https://doi.org/10.17509/sosietas.v7i2.10360

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free