Abstract
Masih tingginya prevalensi penyakit hipertensi, maka pasien hipertensi perlu mendapatkan penanganan yang aman dari efek samping mengobatan, karena pengobatan harus dilakukan dalam jangka waktu panjang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan terapi akupresur untuk menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan quasi eksperiment dengan one group pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini melibatkan pasien hipertensi sebanyak 15 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberi terapi akupresur, tekanan darah sistolik menurun senanyak 15 orang dan tekanan diastolic menurun sebanyak 12 orang dan meningkat sebanyak 3 orang. Sebelum diberi terapi mean tekanan darah sistolik adalah 164,02mmHg dan setelah terapi akupresur menurun menjadi 141,44mmHg, dan mean tekanan diastolic sebelum terapi sebesar 91,49 mmHg dan menurun setelah terapi menjadi 86,71mmHg. Hasil uji paired t test menunjukkan bahwa tekanan darah distolik (p value =0,000) dan tekanan darah diastolic (p value = 0,000), artinya bahwa ada pengaruh terapi akupresur pada penurunan tekanan darah. Terapi akupresur efektif dalam menurunkan tekanan darah, sehingga sangat diharapkan bahwa terapi modalitas ini dapat diimplementasikan pula di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah oleh petugas kesehatan khususnya perawat dalam rangka mengurangi efek samping pengobatan medis
Cite
CITATION STYLE
Sukmadi, A., Alifariki, L. O., Arfini Kasman A, I. M., & Siagian, H. J. (2021). TERAPI AKUPRESUR MENURUNKAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI. Jurnal Kesehatan, 9(2), 109–114. https://doi.org/10.25047/jkes.v9i2.224
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.