Analisis pendapatan bersih dan kelayakan pengolahan tomat (Solanum lycopersicum) menjadi torakur (tomat rasa kurma) di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal

  • Eko Suharyono, dan Wiharso A
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) mengetahui besarnya pendapatan bersih pada pengolahan tomat menjadi torakur; (2) mengetahui kelayakan finansial pada pengolahan tomat menjadi torakur. Penelitian dilakukan kepada pelaku usaha pengolahan tomat menjadi torakur di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal pada bulan Febuari - Maret 2021. Metode pengambilan data ini menggunakan metode sensus yaitu seluruh pengusaha pengolahan torakur di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. Data diperoleh melalui wawancara dipandu dengan kuesioner, pengamatan langsung dan studi pustaka. Sampel penelitian ini sebanyak 11 orang yang membuat olahan tomat menjadi torakur. Analisis penelitian meliputi pendapatan bersih serta untuk kelayakan meliputi BEP, RC Ratio, ROI. Hasil penelitian menunjukkan : (1). Rata-rata pendapatan bersih dari pengolahan torakur per 500 Kg selama 3 bulan adalah Rp. 6.874.135. (2). BEP(Rp)= 50.589 (real Rp. 60.000/Kg), BEP(Q) =135,43 Kg (real 250 Kg), Kelayakan RC Ratio 2,86 , ROI = 131,07%. Kesimpulan : Pengolahan tomat menjadi Torakur menguntungkan dan layak untuk diusahakan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Eko Suharyono, dan Wiharso, A. D. K. (2022). Analisis pendapatan bersih dan kelayakan pengolahan tomat (Solanum lycopersicum) menjadi torakur (tomat rasa kurma) di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 40(2), 68–75. https://doi.org/10.47728/ag.v40i2.381

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free