Risiko dan Faktor Produksi Usahatani Padi Sawah Tadah Hujan Kabupaten Pangkajene Kepulauan

  • Arifin A
  • Azisah A
  • Sadat M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Usaha pertanian merupakan usaha yang selalu ditandai variabilitas hasil atau risiko yang tinggi. Pelaksanaan usahatani padi sawah mengandung banyak risiko yang berakibat pada penurunan produksi yang sebagian tidak dapat dikendalikan. Meningkatkan produksi petani sebagai pengelola usahatani harus memahami dan mampu mengaplikasikan faktor-faktor produksinya dengan baik, bila tidak maka peningkatan produksi tidak akan tercapai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis risiko produksi usahatani padi sawah tadah hujan dan menganalisis faktor-faktor produksi usahatani padi sawah tadah hujan. Penelitian ini dilakukan di Desa Pacikong Baja Kecamatan Labakkang dan Kelurahan Bonto Kio Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Penelitian dilaksanakan Oktober - November 2023. Jumlah populasi penelitian 238 orang dan dijadikan sampel penelitian diambil 25% dari jumlah populasi yaitu 60 petani. Sampel petani diambil menggunakan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data digunakan yaitu pengamatan/observasi, dan wawancara. Jenis data adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data ada dua yaitu data primer dan sekunder. Analisis data digunakan adalah analisis risiko dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan besarnya nilai koefisien variasi dapat diketahui bahwa petani di Desa Pacikong Baja dan Kelurahan Bonto Kio berisiko (KV > 0,50) dalam melaksanakan usahatani padi di sawah tadah hujan. Hasil risiko produksi di Kelurahan Bonto Kio lebih besar daripada Desa Pacikong Baja. Dapat disimpulkan usahatani padi sawah tadah hujan dikategorikan berisiko pada produksi. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata dan positif terhadap produksi usahatani padi sawah tadah hujan adalah luas lahan, jumlah pupuk urea, jumlah pestisida, dan pengalaman berusahatani. Sedangkan berpengaruh nyata dan negatif adalah jumlah benih.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arifin, A., Azisah, A., Sadat, M. A., Pata, A. A., Megawati, M., & Asriyani, A. (2025). Risiko dan Faktor Produksi Usahatani Padi Sawah Tadah Hujan Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(1), 655. https://doi.org/10.25157/ma.v11i1.16235

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free