Edukasi Periksa Payudara Sendiri (SADARI)

  • Kasmawati K
  • Husen S
  • Alige S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Masih kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya SADARI di Desa Malitu, oleh karena itu perlu diadakan suatu promosi kesehatan agar masalah rendahnya motivasi ibu terhadap periksa payudara sendiri dapat teratasi. Dengan harapan bahwa dengan adanya promosi kesehatan tersebut masyarakat, individu atau kelompok ibu dapat termotivasi untuk memerisakan payudara sendiri dirumah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan responden tetang periksa payudara sendiri (SADARI) untuk mendeteksi dini kanker payudara. Metode pengabdian ini adalah penyuluhan yang dilaksanakan di Desa Malitu Dusun 1 RT 2 bekerjasama dengan kepala desa, bidan desa, serta perangkat desa lainnya. Jumlah responden adalah 13 orang. Evaluasi yang digunakan yaitu melakukan tanya jawab antara penyaji dan responden. Hasil: terdapat peningkatan pengetahun dengan rata-rata sebelum penyuluhan adalah 49 meningkat menjadi 74 setelah penyuluhan. Diharapkan dengan penyuluhan ini, para responden sudah memiliki bekal pengetahuan yang baik untuk penerapan kehidupan sehari-hari.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kasmawati, K., Husen, S. W. B., Alige, S. S., Nadya, N., Tolidunde, M. V., Lailatul K., M. F., & Asike, H. (2021). Edukasi Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Jurnal Pengabdian Bidan Nasuha, 2(1), 6–11. https://doi.org/10.33860/jpbn.v2i1.514

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free