Abstract
Stunting atau tinggi badan rendah dibandingkan umur seseorang menunjukkan adanya kekurangan gizi pada periode paling kritis tumbuh kembang seseorang di awal masa kehidupannya. Hal ini diidentifikasi dengan menilai panjang atau tinggi anak dibandingkan dengan usianya dan menginterpretasikan hasil pengukuran tersebut dengan membandingkannya dengan nilai standar yang berlaku. Kejadian stunting tidak pernah lepas dari asupan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein, serta lemak. Asupan mineral mikro seperti zat besi dan zinc juga perlu diperhatikan, intake zat besi yang tidak adekuat akan mengurangi simpanan zat besi dan akan berlanjut dimanifestasikan dengan penurunan kadar hemoglobin.
Cite
CITATION STYLE
Handayani, R., Sri Julyani, Khalid, N. fadilah, Nesyana Nurmadilla, & Syamsu, R. F. (2023). Perbandingan Kadar Hemoglobin pada Anak Stunting dan NonStunting. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(2), 80–85. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i2.182
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.