PENERAPAN SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI

  • Cahyono T
  • Pribadi H
  • Suriata S
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keberagaman adalah salah satu ciri yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.  Kondisi yang demikian membuat toleransi menjadi satu hal mutlak yang wajib dimiliki setiap warga negara. Isu-isu intoleran sendiri menjadi isu nasional yang memanas akhir-akhir ini. Adanya media online menambah isu intoleran semakin menyebar dan rumit. Isu tersebut seolah menjadi contoh buruk bagi siswa SD ditengah gencarnya pendidikan karakter. Lingkungan yang seharusnya memberikan contoh baik bagi anak justru menjadi model yang buruk bagi anak-anak. Salah satu cara yang paling tepat untuk mengurangi perilaku intoleran adalah terus menerus mengajarkan mengenai perilaku-perilaku toleransi pada siswa melalui pembelajaran karakter di sekolah. Salah satu cara yang tepat adalah menggunakan sosiodrama. Dengan parktik melalui sosiodrama, siswa bisa merasakan pengalaman langsung dari topik yang sedang dibahas sehingga pengalaman-pengalam itu akan lebih menancap pada ingatan siswa. Berdasarkan data selama eksperimen didapatkan kesimpulan bahwa sebagian besar siswa mampu menangkap tujuan utama dari sosiodrama, minat siswa terhadap kegiatan sangat tinggi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Cahyono, T., Pribadi, H., & Suriata, S. (2018). PENERAPAN SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 2(1), 14–18. https://doi.org/10.35334/jpmb.v2i1.409

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free