Abstract
Penelitian ini mengkaji peran kereta api logistik dalam mendukung tahap awal (first mile) distribusi ekspor di Indonesia. Fokus utama diarahkan pada kontribusi moda rel terhadap efisiensi logistik melalui peningkatan volume angkutan, integrasi multimoda, dan penguatan infrastruktur. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi dokumenter, hasil penelitian menunjukkan bahwa volume peti kemas yang diangkut kereta api meningkat sebesar 12,9% dari tahun 2022 ke 2023. Temuan ini mengindikasikan pergeseran preferensi pelaku logistik terhadap moda yang lebih stabil dan berkapasitas tinggi. Meskipun demikian, pemanfaatan kereta api masih menghadapi kendala seperti keterbatasan akses ke kawasan industri dan kurangnya sinkronisasi antarmoda. Studi ini merekomendasikan perluasan jaringan rel, insentif fiskal, serta digitalisasi sistem logistik sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem ekspor nasional.
Cite
CITATION STYLE
Priaswari, N., & Tohir, M. (2025). Optimalisasi Kereta Api Logistik dalam Tahap First Mile Ekspor melalui Studi Kasus Klari dan Gedebage. Jurnal Siber Transportasi Dan Logistik, 2(4), 204–211. https://doi.org/10.38035/jstl.v2i4.449
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.