Identifikasi Telur Cacing pada Anak

  • Mardiah L
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit infeksi kecacingan merupakan salah satu penyakit yang masih banyak terjadi di masyarakat namun kurang mendapatkan perhatian (neglected diseases). Penyakit yang termasuk dalam kelompok neglected diseases memang tidak menyebabkan wabah yang muncul dengan tiba-tiba ataupun menyebabkan banyak korban, tetapi merupakan penyakit yang secara perlahan menggerogoti kesehatan manusia, menyebabkan kecacatan tetap, penurunan intelegensia anak dan pada akhirnya dapat pula menyebabkan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak telur cacing pada anak di RT.05 RW.04, Kelurahan Pisangan Jaya, Sepatan, Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel adalah anak usia 4 sampai 10 tahun. Sampel tinja di periksa secara langsung dengan menggunakan eosin 2% dengan metode natif. Dari hasil penelitian didapatkan pada 30 anak – anak yang diperiksa, 1 anak (3,3%) positif terdapat telur cacing pada fesesnya yaitu telur cacing Ascaris lumbricoides yang tidak di buahi, sedangkan 29 anak (96,7%) negative terdapat telur cacing pada fesesnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mardiah, L. (2019). Identifikasi Telur Cacing pada Anak. Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO), 1(2), 54–60. https://doi.org/10.36418/jsi.v1i2.23

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free