Abstract
Perkembangan pemukiman di sekitar sungai tidak bisa dielakkan lagi dengan semakin mahalnya harga tanah. Konsekuensi dari padatnya pemukiman penduduk akan berakibat pada permasalahan pembuangan limbah rumah tangga dan lainnya ke badan sungai. Beberapa kampung di sekitar sungai sudah ada yang membuat ipal komunal rumah tangga tetapi masih banyak yang membuang limbah langsung ke sungai. Limbah rumah tangga yang masuk ke badan sungai cukup banyak . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks pencemaran Sungai Gajahwong, Code dan Winongo yang mengalir di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggabungkan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Pada tahap awal penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dan dilanjutkan dengan metode kualitatif. Penilian kondisi kualitas sungai ditentukan berdasarkan parameter aspek kimia dan biologi pada Sungai Gajahwong, Code, dan Winongo. Informasi secara kualitatif diperoleh dengan mengambil gambar di 3 lokasi untuk setiap sungai. Limbah rumah tangga yang masuk ke sungai tanpa pengolahan terlebih dahulu berdampak terhadap kualitas air dan indeks pencemaran sungai. Kualitas air Sungai Gajahwong, Code dan Winongo yang melewati Yogyakarta masih tercemar terutama Sungai Gajahwong, sehingga untuk memanfaatkan air sungai masih harus dikaji ulang meskipun pada tahun terakhir status mutu kualitas air terutama Sungai Code termasuk cemar ringan.Kata kunci: Limbah Rumah Tangga; Kualitas Air; Pengelolaan
Cite
CITATION STYLE
Widagda, B. L. A., Nurrochmad, F., & Kamulyan, B. (2021). Pengaruh Limbah Rumah Tangga Terhadap Kualitas Air Sungai Gajahwong Code Dan Winongo Di Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI, 2(1). https://doi.org/10.31315/psb.v2i1.4465
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.