PELATIHAN KOMUNIKASI DAKWAH DIGITAL BAGI KADER ULAMA MUI JAKARTA UTARA

  • Endang Suryani R
  • Herminda H
  • Rahmat Kabul E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Ulama memiliki tugas dan tanggung jawab untuk terus melaksanakan tugas-tugas kenabian (prophetic) dan melanjutkan misi Rasulullah SAW, yaitu membawa ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui kegiatan dakwah, baik secara luring maupun daring. Komunikasi dakwah merupakan proses penyampaian informasi dari seseorang atau sekelompok kepada seseorang atau sekolompok orang lainnya yang bersumber dari Al-Quran dan Hadist dengan menggunnakan lambang-lambang baik secara verbal ataupun non-verbal. Tujuan pelatihan dakwah ini untuk mengubah sikap, pendapat, dan perilaku pendakwah yang lebih baik sesuai ajaran Islam melalui media social digital. Aktivitas dakwah melalui media sosial sangat marak dan menyita perhatian semua pihak. Metode pelatihan dilakukan melalui pemberian materi komunikasi, materi dakwah, penggunaan media social digital dan diskusi kelompok. Peserta pelatihan adalah para Dai milineal di lingkungan MUI Jakarta Utara. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya pemahaman tentang berkomunikasi dalam media social digital dan para Dai milineal lebih percaya diri dalam berdakwah. Disimpulkan bahwa pelatihan komunikasi dakwah digital sangat dibutuhkan agar para Dai milineal dapat melakukan penyebaran ajaran Islam lebih efektif di era digitalisasi.  ABSTRACT Ulama have the duty and responsibility to continue carrying out prophetic (prophetic) duties and continue the mission of Rasulullah SAW, namely bringing Islamic teachings that are rahmatan lil 'alamin through da'wah activities, both offline and online. Da'wah communication is the process of conveying information from a person or group to another person or group of people sourced from the Al-Quran and Hadith by using symbols, both verbal and non-verbal. The aim of this da'wah communication training is to change the attitudes, opinions and behavior of preachers to be better in accordance with Islamic teachings through digital social media. Da'wah activities via social media are very widespread and attract the attention of all parties. The training method is carried out through providing communication materials, da'wah materials, use of digital social media and group discussions. The training participants are millennial Dai within the North Jakarta MUI. The results of the training show that there is an understanding of communicating in digital social media and that millennial Dais are more confident in preaching. It was concluded that digital da'wah communication training is really needed so that millennial Dai can spread Islamic teachings more effectively in the era of digitalization.

Cite

CITATION STYLE

APA

Endang Suryani, R., Herminda, H., Rahmat Kabul, E., Yulius, Y., Masruhin, M., Muksin, A., … Kuswanti, K. (2024). PELATIHAN KOMUNIKASI DAKWAH DIGITAL BAGI KADER ULAMA MUI JAKARTA UTARA. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1711–1719. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i2.1557

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free