Penilaian Penerimaan E-Government Di Indonesia

  • Oktavia L
N/ACitations
Citations of this article
170Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerapan E-Government di Indonesia masih sebatas instansi tertentu. Berdasarkan hasil survey oleh United Nations tahun 2018 dengan Pilot Cities yaitu Jakarta, Indonesia berada pada peringkat 107 dengan level EGDI (E-Government Development Index) adalah High. Manfaat penerapan E-Government harus masyarakat yang merasakannya. Sebanyak apapun sistem yang dibangun jika manfaat tidak dapat dirasakan oleh masyarakat, maka cita-cita terwujudnya good governance tidak akan tercipta. Penelitian ini melakukan eksplorasi terhadap faktor yang dapat memberikan dampak terhadap penggunaan layanan e-government yang ada di Indonesia. Model yang digunakan untuk evaluasi faktor yaitu kolaborasi framework UTAUT dan GAM. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, faktor Performance Expectancy (PE), Perceived image (PI) dan Perceived functional benefit (PFB) memiliki pengaruh terhadap minat masyarakat untuk menggunakan E-Government.

Cite

CITATION STYLE

APA

Oktavia, L. (2020). Penilaian Penerimaan E-Government Di Indonesia. Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi, 6(1), 15. https://doi.org/10.24014/coreit.v6i1.9143

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free