Peran Konselor Kristen Dalam Mengdampingi Anak Tunarungu Untuk Pengembangan Konsep Diri

  • Saitauma M
  • Guani W
  • Saogo M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini terkhusus kepada anak dengan kondisi disabilitas tunarungu yang berfokus pada peran Konselor Kristen dalam mendampingi anak disabilitas khsususnya anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan agar konselor melakukan pendampingan kepada anak tunarungu dalam pengembangan konsep diri. Pengumpulan datanya menggunakan metode sourcing dan konstruksi dari berbagai sumber, seperti buku, majalah, dan penelitian yang telah dilakukan Melalui pendekatan studi kepustakaan dengan menggunakan teori-teori yang telah dikumpulkan sebelumnya maka strategi yang digunakan dalam pendampingan konselor terhadap anak tunarungu adalah Konselor harus memahami pengalaman dan tantangan khusus penyandang tunarungu, membangun hubungan baik, dan memberikan dukungan serta empati terhadap pengalaman mereka.Kemampuan berkomunikasi yang terbatas yang dimiliki anak tunarungu khususnya pada kemampuan komunikasi verbal   menjadi suatu alasan bagi mereka dalam menggunakan bahasa nonverbal (isyarat) untuk berinteraksi satu sama lainnya.Upaya yang dilakukan konselor dalam pengembangan Konsep Diri Tunarungu Menggunakan Metode Psikologi Berbasis Pengetahuan Sistematis Kepribadian Tunarungu untuk Meningkatkan Kesadaran Diri Tunarungu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saitauma, M. S., Guani, W., Saogo, M., & Santoro, E. (2025). Peran Konselor Kristen Dalam Mengdampingi Anak Tunarungu Untuk Pengembangan Konsep Diri. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(1), 27–39. https://doi.org/10.69748/jrm.v3i1.190

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free