PENGARUH PEMANASAN TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLYMER

  • Kurniawan B
  • Mokhtar A
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Geopolymer merupakan produk beton geosintetik dimana reaksi pengikatan yang terjadi adalah reaksi polimerisasi. Dalam reaksi polimerisasi, Alumunium (Al) dan Silika (Si) mempunyai peranan penting dalam ikatan polimerisasi. Geopolymer telah banyak diteliti, beberapa peneliti telah membuktikan bahwa suhu panas sangat berdampak terhadap ikatan yang terjadi pada mortar geopolymer. Suhu panas akan memperkuat reaksi senyawa, sehingga kuat tekan dari mortar geopolymer akan meningkat seiring dengan peningkatan suhu dan lama pemanasan yang diberikan. Pada penelitian digunakan metode lama pemanasan dengan suhu 60°C. Varisi lama pemanasan yang digunakan yaitu 3, 6, 18, dan 24 jam . Mortar yang digunakan yaitu mortar geopolymer berukuran 5 x 5 x 5 cm, berbahan dasar fly ash type C dengan water solid ratio sebesar 0,35. Molaritas yang digunakan 12 M dan 14 M dengan perbandingan Na2Si03  : NaOH yaitu  1,5 : 1. Uji yang digunakan yakni uji kuat tekan. Kuat tekan maksimum yang dihasilkan mortar geopolymer 12 M pada usia 28 hari adalah  pada lama pemanasan 24 jam dengan suhu 60°C yaitu sebesar 59,86 MPa. Sedangkan pada mortar geopolymer 14 M adalah pada lama pemanasan 3 jam dengan suhu 60°C yaitu sebesar 63,66 MPa. Lama pemanasan paling optimum yang didapatkan dari penelitian yaitu 7 jam 12 menit.Kata kunci: Geopolymer, pemanasan, kuat tekan, mortar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, B., & Mokhtar, A. (2021). PENGARUH PEMANASAN TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLYMER. Seminar Keinsinyuran Program Studi Program Profesi Insinyur, 1(1). https://doi.org/10.22219/skpsppi.v1i0.4165

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free