Hubungan Usia, Paritas Dan Obesitas Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta

  • Mira Erpida Yanti
  • Herlin Fitriani Kurniawati
  • Dwi Ernawati
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi serius pada kehamilan yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Angka kejadian preeklampsia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk usia, paritas, dan obesitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, paritas, dan obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta.. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control, melibatkan 117 responden yang terdiri dari 39 ibu hamil dengan preeklampsia dan 78 ibu hamil yang tidak preeklampsia. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan lembar checklist kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan p=<0,05. Pengambilan data menggunakan total sampling untuk kasus dan random sampling untuk kontrol. Hasil: Dari 117 sampel, 78 ibu hamil (66,7%) tidak mengalami preeklampsia, sedangkan 39 (33,3%) mengalami preeklampsia. Penelitian ini memiliki 2 jenis variabel yaitu variabel terikatnya yaitu preeklapmsia pada ibu hamil dan variabel bebas nya yaitu usia, paritas dan obesitas. Analisis statistik menggunakan chi-square pada variabel usia menunjukkan p-value 0,000, variabel paritas menunjukan p-value 0,001 dan variabel obesitas menunjukan p-value 0,008 yang berarti adanya hubungan signifikan antara usia, paritas dan obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara antara usia, paritas dan obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mira Erpida Yanti, Herlin Fitriani Kurniawati, & Dwi Ernawati. (2025). Hubungan Usia, Paritas Dan Obesitas Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 8(2), 1003–1012. https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.536

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free