Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi dalam Memenuhi Kota Layak Anak di Kota Bekasi

  • Susianti E
  • Rahayu S
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam memenuhi Kota Layak Anak di Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan studi kasus yaitu Program Kota Layak Anak sejak tahun 2013 dengan Predikat Nindya pada tahun 2022. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam pemenuhan kota layak anak di Kota Bekasi terdiri atas 3 peran yakni Peran Aktif, Peran Partisipatif dan Peran Pasif. Dalam peran aktif maupun partisipatif mengalami penurunan predikat dalam penilaian Kota Layak Anak. Pada tahun 2019-2022 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi berhasil mendapatkan predikat Nindya namun pada tahun 2023 turun menjadi peringkat Madya. Hambatan yang dihadap dalam Pemenuhan Kota Layak Anak meliputi kekerasan terhadap anak dilingkungan sekolah, maraknya iklan rokok, kurangnya komunikasi antar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi dengan Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak dan eksploitasi anak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Susianti, E. P., & Rahayu, S. D. (2024). Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi dalam Memenuhi Kota Layak Anak di Kota Bekasi. IQTIDA : Journal of Da’wah and Communication, 4(1), 17–36. https://doi.org/10.28918/.v4i1.6944

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free