SELF DISCLOSURE PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL TWITTER (Studi Kualitatif Self Disclosure Pada Pengguna Media Sosial Twitter)

  • Mu'alifah A
  • . S
N/ACitations
Citations of this article
158Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas tentang self disclosure yang dilakukan oleh para pengguna media sosial Twitter. Self disclosure merupakan suatu kegiatan komunikasi ketika pelaku pengungkapan diri mengunggah informasi rahasia secara sengaja dengan tujuan tertentu. Informasi tersebut diunggah melalui Twitter sebagai media dan diterima oleh para audiens yang dituju. Twitter menjadi pilihan bagi para penggunanya sebagai media dalam proses self disclosure karena terdapat fitur yang menarik dibandingkan dengan media sosial lainnya. Twitter memberikan fasilitas bagi penggunanya untuk mencuitkan teks dengan batasan jumlah karakter. Hal yang menarik bagi peneliti adalah untuk mengetahui bagaimana proses pengungkapan diri tersebut bisa terlaksana melalui media sosial Twitter yang merupakan media sosial berbasis teks. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori Johari Window dan teori Computer Mediated Communication (CMC). Terdapat jumlah informan sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap informan memiliki banyak perbedaan dalam proses pengungkapan diri, tergantung situasi dan kondisi yang sedang dialami.Â

Cite

CITATION STYLE

APA

Mu’alifah, A. I., & . S. (2023). SELF DISCLOSURE PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL TWITTER (Studi Kualitatif Self Disclosure Pada Pengguna Media Sosial Twitter). JURNAL SIGNAL, 11(1), 01–14. https://doi.org/10.33603/signal.v11i1.7510

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free