Daya Hambat Madu Kelulut Dan Daun Belimbing Wuluh Secara In Vitro Terhadap Aktivitas Bakteri pada Luka Post Operasi

  • Hasaini A
  • Muhlisoh
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis memiliki kekhasan bahan alami yang bersumber dari flora asli dan dapat dimanfaatkan sebagai antimikroba yaitu madu kelulut dan belimbing wuluh. Kedua bahan alami tersebut dapat digunakan untuk menghambat pertumbungan bakteri Pseudomonas Aerugenosa. Metode penelitian ini adalah eksperimen murni laboratoris in vitro dengan pendekatan post test control only design, analisis data dengan Uji Independent Sample Kruskal Wallis dan selanjutnya Uji Post Hoc Mann Whitney. Hasil penelitian dapat disimpulkan adanya perbedaan antara madu kelulut dengan daun belimbing wuluh pada setiap konsentrasi 50% dan 100% terhadap daya hambat bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan nilai signifikansi p= < 0,001. Dan berdasarkan uji Mann-Whitney tidak ada perbedaan yang signifikan antara madu kelulut dan daun belimbing wuluh terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa

Cite

CITATION STYLE

APA

Hasaini, A., & Muhlisoh. (2022). Daya Hambat Madu Kelulut Dan Daun Belimbing Wuluh Secara In Vitro Terhadap Aktivitas Bakteri pada Luka Post Operasi. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 10(1), 32–38. https://doi.org/10.20527/jdk.v10i1.27

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free