Abstract
Pola konsumsi makanan pada masyarakat menjadi faktor utama penyakit hiperkolesterol dan obesitas. Ekstrak daun ceremai memiliki kandungan antioksidan yang berpotensi sebagai agen antihiperkolesterol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh ekstrak daun ceremai terhadap kadar kolesterol darah dan berat badan pada mencit hiperkolesterol. Penelitian eksperimental ini dengan Rancangan Acak Lengkap terdiri atas enam kelompok perlakuan (dosis I (215 mg/kg BB), dosis II (230 mg/kg BB), dosis III (245 mg/kg BB), kontrol positif (simvastatin), kontrol negatif (hiperkolesterol), dan kelompok normal) dengan empat pengulangan serta pemberian perlakuan selama 21 hari. Kadar kolesterol diukur dengan glukometer ®EasyTouch pada hari ke-0 (setelah induksi HFD), hari ke-7, dan hari ke-21. Pengukuran berat badan dengan timbangan digital pada hari ke-0 (setelah induksi HFD), hari ke-7, hari ke-14, serta hari ke-21. Data kadar kolesterol dan berat badan dianalisis menggunakan progam SPSS meliputi uji Kolmogov-Smirnov, uji Lavene’s, uji ANOVA, dan uji Duncan. Hasil penelitian menyatakan bahwa perlakuan dosis I, dosis II, dosis III, dan kontrol positif berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap kadar kolesterol dan berat badan mencit. Dosis III (245 mg/kg BB) optimal dalam menurunkan kadar kolesterol serta berat badan mencit yang diinduksi high fat diet.
Cite
CITATION STYLE
Enggarwati, I. D., & Qomariyah, N. (2023). Aktivitas Antihiperkolesterol Ekstrak Daun Ceremai (Phyllanthus acidus L.) pada Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi High Fat Diet. LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi, 12(3), 439–445. https://doi.org/10.26740/lenterabio.v12n3.p439-445
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.