Abstract
Latar Belakang: Kanker paru merupakan jenis keganasan dengan prevalensi terbanyak di dunia. Penatalaksanaan kanker pada kehamilan menimbulkan dilema. Pasien yang memilih mempertahankan kehamilan terpaksa menunda penatalaksanaan demi melindungi janin.Tujuan: Meninjau kasus kehamilan dengan kanker paru di RSUP Dr. M. Djamil Padang.Kasus: Dilaporkan seorang wanita usia 24 tahun datang ke poliklinik RSUP DR. M. Djamil Padang pada tanggal 12 September 2017 dengan diagnosis G2P1A0H1 gravid aterm 37-38 minggu + riwayat bedah sesar + karsinoma paru. Pasien telah didiagnosis karsinoma paru berdasarkan hasil bronkoskopi. Dilakukan kemoterapi yang pada awalnya direncanakan sebanyak 9x, tetapi setelah kemoterapi ke-3 pasien diketahui hamil. Pasien pada saat itu dianjurkan untuk terminasi kehamilan namun pasien menolak dan memilih melanjutkan kehamilan.Kesimpulan: Kehamilan dengan kanker paru menimbulkan permasalahan tersendiri dalam penatalaksanaannya, di satu sisi dokter harus berusaha memberi pengobatan yang optimal bagi ibu, tetapi juga harus berusaha melindungi janin.
Cite
CITATION STYLE
Mikhail Nurhari, & Bobby Indra Utama. (2020). Kehamilan Dengan Kanker Paru. Journal Of The Indonesian Medical Association, 68(10), 434–438. https://doi.org/10.47830/jinma-vol.68.10-2018-214
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.