Hubungan Mikroalbuminuria dan Tekanan Darah pada Anak dengan Riwayat Berat Lahir Rendah Kecil Masa Kehamilan

  • Gunarso F
  • Umboh A
  • Manoppo J
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang. Gangguan nefrogenesis yang terjadi pada bayi berat lahir rendah (BLR) kecil masa kehamilan (KMK) dapat mengakibatkan terjadinya mikroalbuminuria dan berhubungan dengan peningkatan tekanan darah.Tujuan. Melihat hubungan mikroalbuminuria dengan berat badan lahir dan tekanan darah pada anak dengan riwayat BLR KMK. Metode. Penelitian potong lintang dengan sampel anak usia 7 – 9 tahun dengan riwayat BLR KMK. Tekanan darah diukur dengan sfigmanometer dan kadar mikroalbuminuria diukur dengan metode immunoturbidimetry. Analisis data dengan uji korelasi Pearson dan uji regresi linear, p<0,05 dianggap signifikan.Hasil. Empat puluh satu anak dengan riwayat BLR KMK dengan rerata mikroalbuminuria 15,27 µg/mg. Didapatkan hubungan yang signifikan antara kadar mikroalbuminuria dan berat lahir dengan r=-0,698 dan p<0,0001, tetapi tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara tingkat mikroalbuminuria dengan tekanan darah sistolik dan diastolik.Kesimpulan. Semakin rendah berat badan lahir maka semakin tinggi kadar mikroalbuminuria.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gunarso, F., Umboh, A., & Manoppo, J. I. Ch. (2018). Hubungan Mikroalbuminuria dan Tekanan Darah pada Anak dengan Riwayat Berat Lahir Rendah Kecil Masa Kehamilan. Sari Pediatri, 20(1), 7. https://doi.org/10.14238/sp20.1.2018.7-10

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free