IMOTILISASI BENIH IKAN JELAWAT (Leptobarbus hoevani) MENGGUNAKAN KONSENTRASI LARUTAN DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides) YANG BERBEDA PADA TRANSPORTASI TERTUTUP

  • . F
  • . R
  • Ramadhan J
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Transportasi benih ikan jelawat (Leptobarbus hoevani) merupakan kegiatan penting dalam keberhasilan pembesaran ikan jelawat. Pemanfaatan bahan pembius lokal seperti daun bandotan (Ageratum conyzoides) dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan transportasi basah berupa aktivitas metabolisme benih yang tinggi yang menyebabkan stres dan sintasan benih menjadi rendah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi larutan daun bandotan yang paling baik untuk teknik imotilisasi dan pengaruhnya terhadap tingkat sintasan benih ikan jelawat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan A (0 ml/L), B (2 ml/L larutan daun bandotan), C (4ml/L larutan daun bandotan), dan D (6 ml/L larutan ekstrak daun bandotan), masing-masing perlakuan 3 ulangan. Parameter yang diamati adalah masa induksi, masa sedatif, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air (amoniak,suhu, oksigen terlarut dan pH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi larutan daun bandotan antar perlakuan berbeda nyata (P>0,01) terhadap periode masa induksi, masa sedatif dan sintasan setelah trasportasi. Konsentrasi yang sesuai untuk teknik imotilisasi sebesar 4 mg/L dengan tingkat kelangsungan hidup benih 73,33%. Kata kunci: daun bandotan, ikan jelawat, imotilisasi, induksi, sedatif, kelangsungan hidup

Cite

CITATION STYLE

APA

. F., . R., & Ramadhan, J. (2017). IMOTILISASI BENIH IKAN JELAWAT (Leptobarbus hoevani) MENGGUNAKAN KONSENTRASI LARUTAN DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides) YANG BERBEDA PADA TRANSPORTASI TERTUTUP. Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmu Perikanan Dan Kelautan, 5(1). https://doi.org/10.29406/rya.v5i1.496

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free