Abstract
Pengabdian ini dilakukan pada situasi masyarakat yang masih dilanda pandemi COVID-19 dan menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama agar hidup tetap berjalan secara new normal. Situasi saat ini membuat kesehatan menjadi faktor penting agar masyarakat terhindar dari virus yang berbahaya ini. Fenomena di lapangan dapat dilihat masih banyak orang yang kesulitan dan takut untuk pergi berobat. Maka dari itu, kami mengadakan kegiatan pengabdian yang dapat menjadi alternatif bagi masyarakat di Nagari Padang Lua untuk memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai pendukung Kesehatan masyarakat. Metode yang kami lakukan berupa penguatan pemahaman tentang pentingnya tanaman obat keluarga dan menghidupkan kembali Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang sudah lama hilang. Kami bekerjasama dengan tim PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di Nagari Padang Lua sebagai instansi yang dipercaya sehingga dapat menarik minat masyarakat sekitar untuk mengikuti kegiatan ini. Hasil dari pengabdian ini diharapkan agar masyarakat tidak kesulitan dalam memperoleh obat – obatan dan dapat beralih kembali ke obat herbal untuk menjaga Kesehatan masyarakat di masa pandemi. Dengan menjaga kesehatan, kita berharap virus covid-19 dapat hilang di bumi kita tercinta ini.
Cite
CITATION STYLE
Pernantah, P. S., Pertiwi, A., Aminullah, A. F., S, E. J., Davista, H., Astuti, I., … Prahasiwi, S. W. (2022). TOGA: Tanaman Obat Keluarga Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Masyarakat Desa Padang Lua di Masa Pandemi. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 2(4), 162–169. https://doi.org/10.31258/cers.2.4.162-169
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.