PEMBERIAN EKSTRAK TEH DAN JUMLAH BIBIT PER LUBANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.)

  • Handayani R
  • Priyono P
  • Bahri S
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian ekstrak teh dan jumlah bibit per lubang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor, setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah : (1) jumlah bibit per lubang (S), dengan 3 taraf yaitu : S1 : 1 bibit per lubang, S2 : 2 bibit per lubang, S3 : 3 bibit per lubang. (2) ekstrak teh, dengan 4 taraf yaitu : T0 : kontrol, T1 : dosis ekstrak teh 1 ml/lubang, T2 : dosis ekstrak teh 2 ml/lubang, T3 : dosis ekstrak teh 3 ml/lubang, didapatkan 12 kombinasi perlakuan. Analisis data menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA), jika berbeda nyata maka dilakukan uji lanjutan yaitu Uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) interaksi antara pemberian ekstrak teh dan jumlah bibit per lubang tidak terjadi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri, (2) perlakuan ekstrak teh 3 ml/lubang dengan 2 bibit per lubang memberikan hasil paling baik pada berat basah brangkasan sebesar 130,77 gram per lubang setara dengan 10,9 ton/Ha. Kata kunci: Seledri, ekstrak teh, jumlah bibit per lubang, pertumbuhan, hasil

Cite

CITATION STYLE

APA

Handayani, R., Priyono, P., & Bahri, S. (2022). PEMBERIAN EKSTRAK TEH DAN JUMLAH BIBIT PER LUBANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.). Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian, 24(1). https://doi.org/10.33061/innofarm.v24i1.7190

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free