Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian ekstrak teh dan jumlah bibit per lubang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor, setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah : (1) jumlah bibit per lubang (S), dengan 3 taraf yaitu : S1 : 1 bibit per lubang, S2 : 2 bibit per lubang, S3 : 3 bibit per lubang. (2) ekstrak teh, dengan 4 taraf yaitu : T0 : kontrol, T1 : dosis ekstrak teh 1 ml/lubang, T2 : dosis ekstrak teh 2 ml/lubang, T3 : dosis ekstrak teh 3 ml/lubang, didapatkan 12 kombinasi perlakuan. Analisis data menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA), jika berbeda nyata maka dilakukan uji lanjutan yaitu Uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) interaksi antara pemberian ekstrak teh dan jumlah bibit per lubang tidak terjadi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri, (2) perlakuan ekstrak teh 3 ml/lubang dengan 2 bibit per lubang memberikan hasil paling baik pada berat basah brangkasan sebesar 130,77 gram per lubang setara dengan 10,9 ton/Ha. Kata kunci: Seledri, ekstrak teh, jumlah bibit per lubang, pertumbuhan, hasil
Cite
CITATION STYLE
Handayani, R., Priyono, P., & Bahri, S. (2022). PEMBERIAN EKSTRAK TEH DAN JUMLAH BIBIT PER LUBANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.). Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian, 24(1). https://doi.org/10.33061/innofarm.v24i1.7190
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.