Dualisme Agama: Menilik Peranannya atas Kedamaian dan Kesengsaraan

  • Widagdo H
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Agama memainkan peran penting dalam kehidupan manusia, sebagai  sesuatu yang memiliki fungsi pengatur kehidupan manusia, agama seharusnya membawa kepada perdamaian serta kasih sayang, namun dalam kenyataan seringkali agama berubah fungsi. Layaknya dua sisi mata uang. Agama yang awalnya menjadi sumber kedamaian dan kebahagiaan, seringkali berubah menjadi sumber ketegangan, teror yang menakutkan. Vandalisme dan tindakan kekerasan lainnya sering kali beratasnamakan agama. Otoritas keagamaan disalahgunakan dan itu terjadi berulang-ulang, dan akhirnya kesucian agama itu ternodai. Pemaknaan nilai agama sebagai sebuah entitas yang membawa perdamaian harus disadari kembali, sehingga agama dapat kembali ke fungsi awalnya sebagai pusat kedamaian.[Religion plays an important role in human life, as something that has a regulatory function of human life, religion should lead to peace and love, but in reality often religious change function. Like the two sides of the coin. Religion is initially a source of peace and happiness, often turn out to be a source of tension, terror scary. Vandalism and other acts of violence often beratasnamakan religion. Religious authority abused and it happens over and over again, and finally the sanctity of religion was tainted. Meaning of religious values as an entity that brings peace have to realize again. Thus, religion can be returned to the original function as a center of peace.]

Cite

CITATION STYLE

APA

Widagdo, H. H. (2013). Dualisme Agama: Menilik Peranannya atas Kedamaian dan Kesengsaraan. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 14(2), 145–160. https://doi.org/10.14421/esensia.v14i2.754

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free