Abstract
Di seluruh dunia, diare berada pada urutan kedua teratas sebagai penyebab mortalitas pada anak di bawah lima tahun (balita). Diare juga menjadi penyebab kematian tertinggi pada balita di Indonesia maupun di Kalimantan Timur. Berbagai komplikasi dapat ditimbulkan oleh diare, seperti dehidrasi, gangguan elektrolit, hingga kematian. Sebagian besar komplikasi tersebut terkait dengan keterlambatan diagnosis serta pemberian terapi yang tidak tepat. Salah satu modalitas yang dapat membantu penegakan diagnosis diare akut pada anak adalah pemeriksaan elektrolit dan hematologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil elektrolit dan hematologi pasien balita diare akut dengan dehidrasi ringan-sedang di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data penelitian diperoleh dari rekam medis RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda periode 2019-2021 menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 102 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan pada pemeriksaan hematologi, nilai rata-rata leukosit, hemoglobin, dan hematokrit masing-masing 12500/µL, 12.04 g/dL, dan 35.91%. Pada pemeriksaan elektrolit, didapatkan nilai rata-rata natrium, kalium, dan klorida masing-masing 135.4 mmol/L, 4.31 mmol/L, dan 106.39 mmol/L. Kesimpulan penelitian ini adalah profil elektrolit dan hematologi pada sebagian besar balita diare akut dengan dehidrasi ringan-sedang berada pada nilai normal serta gangguan elektrolit yang paling sering terjadi adalah hiponatremi, diikuti oleh hipokalemi dan hiperkloremi.
Cite
CITATION STYLE
Dahlan, A. R., Aminyoto, M., & Muhyi, A. (2023). Profil Elektrolit dan Hematologi Pasien Balita Diare Akut dengan Dehidrasi Ringan-Sedang di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(4), 466–474. https://doi.org/10.25026/jsk.v5i4.1179
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.