STIGMA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI BALI

  • Herdiyanto Y
  • Tobing D
  • Vembriati N
N/ACitations
Citations of this article
728Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stigma yang disandang oleh ODGJ dan anggota keluarganya, serta dampaknya bagi kesejahteraan hidupnya. Metode penelitian yang digunakan berupa pendekatan kualitatif-grounded theory dengan menggunakan teknik pengumpulan data in-depth interview semi terstruktur, observasi non-partisipan dan dokumen pendukung terhadap anggota keluarga (n= 20) dan ODGJ (n=12) serta masyarakat (n=35) yang memiliki variasi jeniskelamin, pendidikan, pekerjaan, dan domisili digunakan untuk mendapatkan data penelitian ini. Data tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan teknik theoretical coding dan disajikan menjadi tema-tema kunci yang diharapkan mampu menjawab pertanyaan penelitian. Hasilpenelitian ini menggambarkan bahwa stigma yang diterima oleh ODGJ dan anggota keluarganya memengaruhi pengobatan medis yang dilakukan untuk memulihkan kondisi ODGJ. Semakin sedikit stigma yang diterima, semakin cepat dan berkelanjutan pengobatan medis yang dilakukan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Herdiyanto, Y. K., Tobing, D. H., & Vembriati, N. (2017). STIGMA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI BALI. INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), 121–132. https://doi.org/10.51353/inquiry.v8i2.148

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free