Pelatihan dan Pendampingan Pemasaran Batik di Lendah Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta

  • Gunawan B
  • Gunawan Y
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The purpose of this community service program is to provide production and marketing assistance to Partners, namely Aricha Batik, which produces contemporary batik types. The problems that exist in the production aspect are the motifs and patterns of batik that are less diverse, whereas for the marketing aspect Partners do not have a nameplate, conventional marketing mechanisms, packaging that is still simple, and do not make financial reports. To solve this problem, the servant provides several solutions, from the aspect of production, the servant offers a solution to the Partner to produce the type of batik that is being sought by potential potential customers; while from the marketing aspect, the servant offers a solution to make a signboard at the production location, make a gift box, a more attractive logo, market through social media. Servants also offer solutions in the form of assistance in preparing simple financial statements. The method used to solve partner problems is to hold discussions, trainings, create signboards, brands, exclusive gift box packaging, and create social media accounts. The results of this community service activity are the increasing diversity of batik motifs, the presence of attractive logos (brands), name boards installed, exclusive gift boxes, paper and plastic bags, marketing training, training in preparing financial statements, and forming social media accounts to market products. . Besides providing production and marketing assistance, the servants also offer products to potential consumers. From these activities several office uniform orders took place, which resulted in an increase in sales revenue.Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pendampingan produksi dan pemasaran kepada Mitra, yaitu Aricha Batik yang memproduksi jenis batik kontemporer. Permasalahan yang ada pada aspek produksi adalah pada motif dan corak batik yang kurang beragam, sedangkan untuk aspek pemasaran Mitra belum memiliki papan nama, mekanisme pemasaran yang konvensional, kemasan yang masih sederhana, dan tidak membuat laporan keuangan. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, pengabdi memberikan beberapa solusi, dari aspek produksi pengabdi menawarkan solusi kepada Mitra untuk memproduksi jenis batik yang sedang diminati calon konsumen potensial sedangkan dari aspek pemasaran, pengabdi menawarkan solusi untuk membuat papan nama di lokasi produksi, membuat gift box, logo yang lebih menarik, memasarkan melalui sosial media. Pengabdi juga menawarkan solusi berupa pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalah mitra adalah dengan mengadakan diskusi, pelatihan, pembuatan papan nama, merk, kemasan gift box eksklusif, dan pembuatan akun sosial media. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bertambahnya keragaman motif batik, adanya logo (merk) yang menarik, terpasang papan nama, ada gift box eksklusive, tas kertas dan tas plastik, pelatihan pemasaran, pelatihan penyusunan laporan keuangan, dan terbentuk akun sosial media untuk memasarkan produk. Disamping melakukan pendampingan produksi dan pemasaran, pengabdi juga menawarkan produk kepada konsumen potensial. Dari kegiatan tersebut terjadi beberapa pesanan seragam kantor, yang berdampak pada peningkatan pendapatan penjualan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gunawan, B., & Gunawan, Y. (2020). Pelatihan dan Pendampingan Pemasaran Batik di Lendah Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 4(1), 204–215. https://doi.org/10.29407/ja.v4i1.14623

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free