Abstract
Program Merdeka Belajar menitikberatkan pada penilaian autentik yang mencerminkan pengetahuan faktual siswa, menitikberatkan pada penilaian tertulis dan kemampuan siswa dalam menerapkan dan mengadaptasi konsep yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penilaian diagnostik kognitif program ini adalah untuk mendiagnosis keterampilan inti siswa dan menilai status dasar mereka. Menekankan penilaian diagnostik memungkinkan siswa untuk merefleksikan pemikiran mereka, mengidentifikasi kekuatan mereka, dan menilai kelemahan mereka. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan memanfaatkan sumber-sumber yang berkaitan dengan penelitian diagnostik kognitif, pendidikan agama, dan Islam. Asesmen diagnostik pada mata pelajaran pendidikan agama dan karakter Islam di sekolah dasar khususnya pada unsur aqidah di kelas 3, 4 dan 5 bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sama yaitu memberikan informasi dan materi terkait Asmaul Husna kepada siswa. Pengembangan penilaian diagnostik ini hendaknya dapat disesuaikan dengan perbedaan kemampuan siswa di kelas, sehingga guru dapat menentukan metode pengajaran dan format kerja yang sesuai dengan kemampuan individu siswa.
Cite
CITATION STYLE
Aslihah, A., Nugraha, E., & Hilmiyati, F. (2023). Pengembangan Asesmen Diagnostik Kognitif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 767–773. https://doi.org/10.51468/jpi.v5i1.392
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.