Pengembangan Asesmen Diagnostik Kognitif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka

  • Aslihah A
  • Nugraha E
  • Hilmiyati F
N/ACitations
Citations of this article
94Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Program Merdeka Belajar menitikberatkan pada penilaian autentik yang mencerminkan pengetahuan faktual siswa, menitikberatkan pada penilaian tertulis dan kemampuan siswa dalam menerapkan dan mengadaptasi konsep yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penilaian diagnostik kognitif program ini adalah untuk mendiagnosis keterampilan inti siswa dan menilai status dasar mereka. Menekankan penilaian diagnostik memungkinkan siswa untuk merefleksikan pemikiran mereka, mengidentifikasi kekuatan mereka, dan menilai kelemahan mereka. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan memanfaatkan sumber-sumber yang berkaitan dengan penelitian diagnostik kognitif, pendidikan agama, dan Islam. Asesmen diagnostik pada mata pelajaran pendidikan agama dan karakter Islam di sekolah dasar khususnya pada unsur aqidah di kelas 3, 4 dan 5 bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sama yaitu memberikan informasi dan materi terkait Asmaul Husna kepada siswa. Pengembangan penilaian diagnostik ini hendaknya dapat disesuaikan dengan perbedaan kemampuan siswa di kelas, sehingga guru dapat menentukan metode pengajaran dan format kerja yang sesuai dengan kemampuan individu siswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aslihah, A., Nugraha, E., & Hilmiyati, F. (2023). Pengembangan Asesmen Diagnostik Kognitif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 767–773. https://doi.org/10.51468/jpi.v5i1.392

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free