DAUR ULANG SAMPAH MENJADI BARANG YANG BERNILAI EKONOMIS DI KALANGAN MASYARAKAT

  • Rizki P
  • Yushardi Y
  • Sudartik S
N/ACitations
Citations of this article
307Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebagian besar sampah (hampir 75%) merupakan jenis yang tidak dapat terurai secara alami dalam waktu singkat (anorganik). Pada saat yang sama, sampah yang mudah terurai secara alami (organik) digunakan oleh banyak orang untuk briket, pupuk alami dan gas alami. Sebaliknya, sampah plastik dan yang susah terurai masih didaur ulang secara terbatas. Padahal, pengolahan sampah jenis itu sangat sulit dan membutuhkan lahan luas sebagai penampungan (TPA). Hal ini menjadi salah satu masalah kehidupan manusia. Selain itu, sampah juga memiliki kegunaan yang dapat menguntungkan dan memiliki nilai ekonomi ketika anggapan masyarakat tentang sampah yang semula memandangnya tidak berguna, berubah ketika diubah dirangkai dengan estetik serta memiliki kegunaan dan nilai ekonomi. Perusahaan ini memiliki satu tujuan, yaitu meningkatkan kewirausahaan di masyarakat dengan mendayagunakan sampah yang tidak mudah terurai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizki, P. A., Yushardi, Y., & Sudartik, S. (2023). DAUR ULANG SAMPAH MENJADI BARANG YANG BERNILAI EKONOMIS DI KALANGAN MASYARAKAT. Jurnal Sains Riset, 13(1), 83–87. https://doi.org/10.47647/jsr.v13i1.889

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free