Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini melalui Media Papan Dadu

  • Arlina A
  • Aulia P
  • Daulay Z
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This research article aims to improve children's cognitive development at Rizki Ananda Kindergarten by using dice board media. The use of media in children's cognitive development is still categorized as not relevant to the child's learning process. So that researchers offer a learning medium called a dice board to develop children's cognitive. This study uses a classroom action research method in which the child becomes the object of research while the teacher becomes the subject of research. Classroom action research is a method that uses practical learning activities directly to children. In class action research, children get two tests to measure their learning development. In this case, researchers only use tests related to children and directly apply the media offered in the child's learning process. So that the results are obtained, that the child's pretest shows that there are still many children who have not been able to achieve the predetermined assessment criteria. However, after using the dice board media, all children reached the target to the assessment criteria, namely at the BSH and BSB levels. So the researchers concluded that the use of dice board media to develop children's cognitive is very helpful for teachers. So that researchers suggest to teachers to pay more attention to the media used in the learning process, especially in terms of cognitive development. So that the planned learning objectives can be achieved.Artikel penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak di TK Rizki Ananda dengan menggunakan media papan dadu. Penggunaan media dalam pengembangan kognitif anak masih dikategorikan belum relevan dengan proses pembelajaran anak. Sehingga peneliti menawarkan sebuah media pembelajaran yang bernama papan dadu untuk mengembangkan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas di mana anak menjadi objek penelitian sedangkan guru menjadi subjek penelitian. Penelitian tindakan kelas merupakan metode yang menggunakan kegiatan praktik pembelajaran secara langsung kepada anak. Dalam penelitian tindakan kelas anak mendapatkan dua kali tes untuk mengukur perkembangan belajarnya. Dalam hal ini peneliti hanya menggunakan tes yang berhubungan pada anak dan langsung menerapkan media yang ditawarkan dalam proses pembelajaran anak. Sehingga didapatin hasil, bahwa pretest anak menunjukkan bahwa masih banyak anak yang belum mampu untuk mencapai kriteria penilaian yang telah ditetapkan. Namun setelah menggunakan media papan dadu seluruh anak mencapai target ke kriteria penilaian yaitu pada tingkat BSH dan BSB. Sehingga peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media papan dadu untuk mengembangkan kognitif anak sangat membantu guru. Sehingga peneliti menyarankan kepada para guru untuk lebih memperhatikan media yang digunakan dalam proses pembelajaran terutama dalam hal perkembangan kognitif. Agar tujuan pembelajaran yang telah direncanakan dapat berhasil, sehingga anak mendapatkan stimulasi yang baik untuk perkembangan dirinya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arlina, A., Aulia, P., Daulay, Z. Z., & Sa’dia, A. H. (2024). Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini melalui Media Papan Dadu. JURNAL PAUD AGAPEDIA, 8(1), 27–34. https://doi.org/10.17509/jpa.v8i1.71677

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free