Studi Kelayakan Teknis Pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R Desa Wantilan, Kabupaten Subang

  • Siti Zahra Zahira Sugiantara
  • Lely Syiddatul Akliyah
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract. Wantilan Village in Subang Regency, Indonesia, faces major challenges in waste management due to rapid industrial development and population growth. Based on the Cipeundeuy Sub-district Detailed Spatial Plan 2022-2042, Wantilan Village is designated as an integrated industrial area of Subang Smartpolitan, which causes a surge in waste volume and related problems for the environment, health, and daily life of the community. To address these issues, the village government, in collaboration with CSR, built a Reduce, Reuse, Recycle (3R) Waste Management Site (TPS). This research aims to evaluate the technical feasibility of developing TPS 3R, referring to the Minister of Public Works Regulation No. 3/PRT/M/2013. Descriptive qualitative research method was used to analyze the suitability of the TPS 3R plan with applicable regulations, identifying gaps between existing conditions and technical standards. The analysis results show that the TPS 3R development plan has met most of the technical criteria, but there are areas for improvement, especially in scheduling waste collection and transportation. The findings are expected to serve as guidelines in designing a more effective and sustainable waste management system, and can be used as a model for other regions with similar challenges. Abstrak. Desa Wantilan di Kabupaten Subang, Indonesia, menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah akibat pesatnya perkembangan industri dan pertumbuhan populasi. Berdasarkan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Cipeundeuy Tahun 2022-2042, Desa Wantilan ditetapkan sebagai kawasan industri terpadu Subang Smartpolitan, yang menyebabkan lonjakan volume sampah dan masalah terkait lingkungan, kesehatan, serta kehidupan sehari-hari masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah desa, bekerja sama dengan CSR, membangun Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Reduce, Reuse, Recycle (3R). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan teknis pengembangan TPS 3R, merujuk pada Peraturan Menteri PU Nomor 3/PRT/M/2013. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis kesesuaian rencana TPS 3R dengan regulasi yang berlaku, mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi eksisting dan standar teknis. Hasil analisis menunjukkan bahwa rencana pengembangan TPS 3R telah memenuhi sebagian besar kriteria teknis, namun terdapat area untuk peningkatan, terutama dalam penjadwalan pengumpulan dan pengangkutan sampah. Temuan ini diharapkan menjadi pedoman dalam merancang sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta dapat dijadikan model bagi daerah lain dengan tantangan serupa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Siti Zahra Zahira Sugiantara, & Lely Syiddatul Akliyah. (2024). Studi Kelayakan Teknis Pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R Desa Wantilan, Kabupaten Subang. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 4(3), 774–782. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v4i3.14225

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free