Pemberdayaan Ibu Primigravida Melalui Upaya Promosi Kesehatan Untuk Deteksi Dini Pra Eklamsi Dalam Mengurangi Angka Kematian Ibu

  • Trisna Vitaliati
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Deteksi dini berkaitan dengan klasifikasi atau kegiatan untuk mendapatkan informasi mengenai ibu hamil sangat membantu persiapan pengendalian resiko terjadinya komplikasi kehamilan. Walaupun timbulnya pre-eklamsi tidak dapat dicegah sepenuhnya, namun frekuensinya dapat dikurangi dengan melakukan deteksi dini. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan kehamilan dapat menyebabkan tidak dapat diketahuinya berbagai komplikasi kehamilan sehingga tidak segera diatasi, sehingga diperlukan strategi promosi kesehatan dengan upaya pemberdayaan masyarakat dalam hal ini adalah ibu primigravida. Hal ini memungkinkan masyarakat dan petugas kesehatan untuk melakukan perawatan yang memadai dan berhasil menurunkan kematian ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan ibu primigravida untuk deteksi dini pre-eklamsi di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Pre-Post Test Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini diambil secara probability/ random dengan teknik cluster random sampling. Analisa dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan skor rerata perubahan perilaku pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Pada hasil uji Mann Whitney didapatkan nilai p-value<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa program pemberdayaan ibu primigravida berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan perilaku dalam melakukan deteksi dini pre eklamsi. Program pemberdayaan ibu primigravida efektif meningkatkan perilaku deteksi dini pre eklamsia sehingga program ini disarankan dapat diterapkan pada ibu hamil sebagai bagian dari program kesehatan ibu dan anak.Early detection related to classification or activities to obtain information about pregnant women is very helpful in preparing for the control of the risk of pregnancy complications. Although the occurrence of preeclampsia cannot be completely prevented, its frequency can be reduced by making early detection. Non-compliance of pregnant women in antenatal care can cause various pregnancy complications not to be known so that they are not immediately addressed, so a health promotion strategy is needed with community empowerment efforts in this case is primigravida mothers. This allows the community and health workers to take adequate care and succeed in reducing maternal mortality.This study aims to analyze the empowerment of primigravida mothers for early detection of preeclampsia in Jember Regency. The research method used was Quasi Experimental Design with Pre-Post Test Control Group Design. The sample in this study was taken probability / random by cluster random sampling technique. The analysis is done univariately and bivariately.The results showed the average score of behavior change in the intervention group and the control group. In the Mann Whitney test results obtained p-value <0.05 so it can be concluded that the empowerment of primigravida mother programs significantly influence behavioral changes in early detection of preeclampsia. Primigravida mother empowerment program is effective in increasing pre-eclampsia early detection behavior so that this program is suggested to be applied to pregnant women as part of maternal and child health programs.

Cite

CITATION STYLE

APA

Trisna Vitaliati. (2019). Pemberdayaan Ibu Primigravida Melalui Upaya Promosi Kesehatan Untuk Deteksi Dini Pra Eklamsi Dalam Mengurangi Angka Kematian Ibu. Jurnal Kesehatan Dr. Soebandi, 7(2), 106–111. https://doi.org/10.36858/jkds.v7i2.116

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free