Homonim Bahasa Manggarai Dialek Biring Pada Masyarakat Kenari Desa Warloka Nusa Tenggara Timur

  • Umrah S
  • Burhanuddin B
  • Paridi K
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakan bentuk dan makna Bahasa Manggarai Dialek Biring Pada Masyarakat Kenari Desa Warloka Nus Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan bentuk dan makna kata berhomonim Bahasa Manggarai Dialek Biring Pada Masyarakat Kenari Desa Warloka Nusa Tenggara Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode teknik simak bebas libat cakap, teknik catat dan teknik rekam. Teori yang digunakan teori semantik. Berdasarkan hasil penelitian di temukan 13 kata Bahasa Manggarai dialek Biring dalam komunikasi sehari-hari diantaranya: runing/bunyi dan runimg/suruh, Leso/matahari dan leso/hari, rona/suami dan rona/laki-laki, cau/suka dan cau/pegang, tawa/tertawa dan tawa,turun, mendo/hamil dan mendo,berat, cai/siapa dan cai/sampai, lege/menuangkan dan lege/geser, asi/berhenti dan asi/jangan, hang/nasi dan hang/makan, manuk/ayam dan manuk/ingat, duang/tambah dan duang/punggung, dan titi/angkat dan titi/berangkat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Umrah, S., Burhanuddin, B., & Paridi, K. (2023). Homonim Bahasa Manggarai Dialek Biring Pada Masyarakat Kenari Desa Warloka Nusa Tenggara Timur. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 5(2), 34–46. https://doi.org/10.29303/kopula.v5i2.3191

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free