PELATIHAN, PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KADER IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI RISIKO TINGGI KEHAMILAN DI KELURAHAN MOJOLANGU KOTA MALANG

  • Rufaindah E
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

 Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan (Kemenkes, 2014). Penyebab utama kematian ibu yaitu hipertensi dalam kehamilan dan perdarahan post partum. Penyebab ini dapat diminimalisir apabila kualitas Antenatal Care dilaksanakan dengan baik. Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan kondisi ibu hamil tidak sehat antara lain adalah penanganan komplikasi, anemia, ibu hamil yang menderita diabetes, hipertensi, malaria, dan empat terlalu (Kemenkes RI, 2015). Pengenalan  kemungkinan  terjadinya tanda  bahaya  kehamilan  harus  secara  dini dan ditangani  dengan  benar  oleh  kader  kesehatan.  Apabila  kader kesehatan  kurang mampu melakukan  deteksi  dini  terhadap komplikasi  kehamilan,  maka  akan  terjadi komplikasi lanjut yang akan mengakibatkan  kematian  ibu  dan  bayi (Rochjati, 2003 dalam Palupi 2013). Kader hendaknya lebih memahami penggunaan buku KIA. Buku KIA yang harus diisi yaitu penulisan skor deteksi dini, apabila skor ini tidak terisi dengan baik, kemungkinan ibu yang memiliki faktor resiko akan memiliki komplikasi pada masa persalinan dan nifasnya. Sehingga diperlukan pemahaman terkait dengan petunjuk teknis pengisian buku tersebut (Utami, 2010).Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Melakukan pelatihan pada kader, selanjutnya akan dilakukan pembinaan dan pendampingan pada kader saat melakukan deteksi dini kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil di Kelurahan Mojolangu. Metode yang digunakan adalah Dilakukan pelatihan tentang kehamilan resiko tinggi, cara Pengisian Kartu Skor Poedji Rohjati (KSPR), Buku KIA. Pada akhir pelatihan akan dilakukan evaluasi terhadap proses pelatihan serta keberhasilan pelatihan. Tahap ketiga adalah dilakukan pendampingan terhadap kader ibu hamil oleh tim pengabdi dengan melakukan kunjungan rumah ibu hamil untuk melakukan deteksi dini resiko tinggi kehamilan dengan cara mengisi KSPR.Hasil yang didapatkan adalah Telah dilakukan Pelatihan bagi kader ibu hamil tentang cara deteksi dini resiko tinggi kehamilan dengan menggunakan KSPR (Kartu Skor Poedji Rohjati). Pendampingan ibu hamil dengan kunjungan rumah oleh kader sudah dilakukan. Pemberian edukasi tentang kehamilan oleh kader untuk ibu hamil dan keluarga. Tersedianya sarana dan prasarana yang digunakan dalam pendampingan ibu hamil oleh kader yaitu modul.Kata kunci : Kader,  Deteksi Dini, Kehamilan Resiko Tinggi

Cite

CITATION STYLE

APA

Rufaindah, E. (2021). PELATIHAN, PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KADER IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI RISIKO TINGGI KEHAMILAN DI KELURAHAN MOJOLANGU KOTA MALANG. J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 67–73. https://doi.org/10.25047/jdinamika.v6i1.1558

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free