METODE RADIASI IONIZING DALAM MEMPERTAHANKAN KUALITAS BUAH DAN SAYURAN PASCA PANEN

  • Rifaldi A
  • Juanda D
  • Mahmudi K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menjaga kualitas buah dan sayur setelah panen menjadi masalah penting bagi industri pertanian dimana hasil pertanian banyak mengalami kerusakan sebelum dikonsumsi. Metode radiasi ionizing telah menjadi pendekatan yang efektif dalam mempertahankan kualitas buah dan sayuran pasca panen. Radiasi ionizing, termasuk sinar gamma dan berkas elektron, telah terbukti efektif dalam memperpanjang masa simpan bahan pangan dan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh mikroba patogen. Radiasi ionizing berfungsi dengan mengionisasi bahan pangan menggunakan sinar tertentu, sehingga membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroba berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran metode radiasi ionizing dalam mempertahankan kualitas buah dan sayuran pasca panen. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif  kualitatif melalui studi pustaka atau studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan radiasi ionizing telah berhasil memperlambat penyusutan berat bahan pangan, menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya seperti Listeria monocytogenes, Salmonella typhimurium, dan E-coli, serta mempertahankan aktivitas antioksidan dalam buah dan sayuran. Faktor-faktor seperti dosis radiasi, keberadaan oksigen, kandungan air, suhu, dan komposisi media memengaruhi efektivitas radiasi dalam memerangi mikroba.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rifaldi, A. R., Juanda, D. H., Mahmudi, K., Prihandono, T., Sinuraya, W. T. B., & Sembiring, M. Y. B. (2023). METODE RADIASI IONIZING DALAM MEMPERTAHANKAN KUALITAS BUAH DAN SAYURAN PASCA PANEN. AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 7(1), 43–53. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v7i1.5229

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free