Abstract
Kecenderungan klaim dini jaminan hari tua (JHT) menimbulkan kekhawatiran dalam sistem jaminan sosial di Indonesia karena dapat menghilangkan penggantian pendapatan di hari tua nanti dan mengurangi standar hidup lansia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peserta mengenai persepsi kebijakan pemerintah, tingkat kepercayaan, informasi, literasi jaminan sosial, dan literasi keuangan terhadap keputusan menunda klaim JHT. Desain dari penelitian ini adalah studi kuantitatif dan cross sectional untuk menganalisis berbagai variabel dalam penelitian. Sampel ditentukan secara acak, dengan 229 responden merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan namun terdeteksi sudah pernah melakukan klaim JHT sebelumnya. Google Form digunakan untuk mengumpulkan data yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SMARTPLS. Analisis menggunakan SMARTPLS memperoleh temuan bahwa variabel yang berpengaruh positif secara signifikan terhadap keputusan untuk menunda klaim adalah variabel persepsi mengenai kebijakan, kepercayaan, intervensi informasi dan literasi jaminan sosial. Sedangkan untuk literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan menunda klaim. Selanjutnya, penting bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi masif untuk meningkatkan kepercayaan dan pengetahuan peserta tentang manfaat program JHT jika diendapkan agar JHT dapat kembali ke filosofi yang seharusnya.
Cite
CITATION STYLE
Nasution, R. R., Sarma, M., & Sukmawati, A. (2023). Faktor-faktor yang Memengaruhi Pengambilan Keputusan Terhadap Klaim Jaminan Hari Tua. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen. https://doi.org/10.17358/jabm.9.2.627
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.