Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan dan growth opportunity terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2020. Struktur kepemilikan yang digunakan yaitu kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kepemilikan asing, komisaris independen, dan komite audit. Sedangkan growth opportunity diukur menggunakan GROWTH yaitu total aset periode sekarang dikurangi total aset periode sebelumnya dan dibagi dengan total aset periode sebelumnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, sedangkan untuk populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2020. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 13 perusahaan yang tergabung dalam perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2020, dengan teknik penentuan sampel purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan dengan taraf signifikan 5% menunjukkan bahwa variabel struktur kepemilikan dan growth opportunity secara simultan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal sebesar 93,7% dan sisanya yaitu sebesar 6,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Secara parsial kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dan growth opportunity berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, sedangkan kepemilikan asing dan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal.
Cite
CITATION STYLE
Yudhianie, N. A., & Muslim, A. I. (2023). PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN GROWTH OPPORTUNITY TERHADAP STRUKTUR MODAL. Jurnal Akuntansi, 17(1), 23–42. https://doi.org/10.25170/jak.v17i1.3294
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.