Motif Ekonomi Politik Sri Lanka: Kegagalan Mahinda Rajapaksa dalam Proyek Pelabuhan Hambantota

  • Mustikasari S
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini memaparkan motif ekonomi politik dibalik proyek ambisius Pelabuhan Hambantota masa pemerintahan Mahinda Rajapaksa di Sri Lanka. Presiden Rajapaksa memiliki motif tersebut disebabkan oleh keinginannya untuk mengembangkan Hambantota sebagai wilayah tempat tinggalnya dan memanfaatkan kedekatan dengan Tiongkok untuk mendanai pemilu presiden di tahun 2015. Namun, proyek Pelabuhan Hambantota mengalami kegagalan, karena tidak didukung dengan studi kelayakan yang baik dan minim perhitungan ekonomi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh sebab itu, Sri Lanka tidak mampu lagi membayar pinjaman Tiongkok yang mengakibatkan Pelabuhan Hambantota dikuasai oleh Tiongkok melalui perjanjian sewa 99 tahun. Untuk membantu analisa dalam jurnal ini, penulis menggunakan dua kerangka teori, yaitu teori konstrukitivis dan teori utang luar negeri (loan pull theory dan loan push theory).

Cite

CITATION STYLE

APA

Mustikasari, S. (2021). Motif Ekonomi Politik Sri Lanka: Kegagalan Mahinda Rajapaksa dalam Proyek Pelabuhan Hambantota. Jurnal Mandala Jurnal Ilmu Hubungan Internasional, 114–135. https://doi.org/10.33822/mjihi.v4i1.2638

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free