Gangguan Psikologis Ibu Hamil Berhubungan dengan Keberhasilan Menyusui Pada Bulan Pertama Setelah Kelahiran di Masa Pandemi COVID 19

  • Sukriani W
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Menyusui eksklusif selama enam bulan terbukti memiliki banyak manfaat. Namun, angka cakupan ASI eksklusif  masih jauh dari target. Kecemasan dan depresi merupakan gangguan psikologis yang sering terjadi pada ibu hamil. Depresi pada ibu hamil berisiko bagi ibu dan bayi. Wanita hamil dan janin merupakan populasi berisiko tinggi selama wabah covid.  Dampak lanjut dari infeksi COVID-19 pada ibu hamil adalah munculnya kekhawatiran terkait pertumbuhan dan perkembangan neonatal. Ibu dengan kecemasan dan depresi lebih sedikit yang melaksanakan inisiasi menyusu dini (IMD) dan memiliki durasi menyusui yang lebih singkat. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan ganggungan psikologis ibu hamil dengan keberhasilan menyusui pada satu bulan pertama di masa pandemi covid-19 di Kota Palangkaraya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan Kohort Prospektif.  Sampel penelitian sejumlah 66 orang yang dibagi menjadi dua grup. Analisis penelitian menggunakan uji chi square dan Risk Relative. Hasil: Terdapat hubungan antara gangguan psikologis ibu hamil dengan keberhasilan menyusui pada satu bulan pertama (p<0,05). Ibu hamil dengan risiko depresi berisiko 1,9 kali lebih tinggi untuk tidak memberikan ASI secara full. Kesimpulan: gangguan psikologis berhubungan dengan keberhasilan menyusui pada bulan pertama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sukriani, W. (2022). Gangguan Psikologis Ibu Hamil Berhubungan dengan Keberhasilan Menyusui Pada Bulan Pertama Setelah Kelahiran di Masa Pandemi COVID 19. Jurnal Kesehatan, 15(2), 94–99. https://doi.org/10.32763/juke.v15i2.527

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free