POTENSI METABOLIT SEKUNDER DARI JAMUR YANG BERASOSIASI DENGAN SPONS LAUT SEBAGAI SUMBER SENYAWA ANTIKANKER

  • A. Fitriyanto I
  • Hasan Bashari M
  • Fuji Ariyanto E
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Beban kesehatan yang ditimbulkan akibat kanker terus meningkat seiring dengan morbiditas dan mortalitas yang nyata baik di negara maju maupun berkembang. Jamur laut merupakan sumber metabolit sekunder yang berguna untuk tujuan penemuan obat. Sejumlah senyawa metabolit yang dihasilkan oleh jamur laut telah menunjukkan efek antikanker kuat. Metabolit Cytochalasin K yang dihasilkan jamur Arthrinium arundinis ZSDS1-F3 yang diisolasi dari spons laut Phakellia fusca memiliki aktivitas sitotoksik terhadap lini sel K562, A549, Huh-7, H1975, HL60, Hela, dan MOLT-4. Metabolit Disydonol A yang diproduksi oleh jamur Aspergillus sp. yang diisolasi dari spons laut Xestospongia testudinaria memiliki aktivitas sitotoksik terhadap lini sel HepG-2 and Caski. Metabolit Marilines A1 dan A2 yang dihasilkan oleh jamur Stachylidium sp. yang diisolasi dari spons laut Callyspongia cf. C. flammea memiliki aktivitas sitotoksik terhadap lini sel HLE. Dalam ulasan ini, kami menyoroti beberapa jamur yang berasal dari laut dengan metabolit yang dapat memodulasi aktivitas beberapa enzim yang berperan penting pada pertumbuhan dan metastasis sel tumor.

Cite

CITATION STYLE

APA

A. Fitriyanto, I., Hasan Bashari, M., & Fuji Ariyanto, E. (2021). POTENSI METABOLIT SEKUNDER DARI JAMUR YANG BERASOSIASI DENGAN SPONS LAUT SEBAGAI SUMBER SENYAWA ANTIKANKER. Medika Kartika Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, (Volume 4 No 5), 553–566. https://doi.org/10.35990/mk.v4n5.p553-566

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free