Abstract
Era Society 5.0 menandai transisi menuju masyarakat yang berfokus pada integrasi teknologicanggih untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Dalam era ini, kolaborasi antaraakademisi dan masyarakat menjadi kunci untuk mencapai kesejahteraan bersama. Kegiatanpengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi sinergi antaraakademisi dan masyarakat dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk tantangan kompleksdi era Society 5.0. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tiga tahapan yakniperencanaan, pelaksanan, dan evaluasi. Kegiatan disampaikan dengan metode ceramah dandiskusi bersama setelah dilakukan ceramah. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasiaktif antara akademisi dan masyarakat memungkinkan pertukaran pengetahuan, keahlian, dansumber daya untuk menciptakan inovasi yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Inisiatifseperti program pengabdian masyarakat dan proyek kolaboratif memainkan peran kunci dalammembangun hubungan yang saling menguntungkan antara akademisi dan masyarakat.Pentingnya memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat lokal dalam proses pengembangansolusi juga menjadi sorotan dari penelitian ini. Dengan melibatkan masyarakat dalam tahapperencanaan dan implementasi, solusi yang dihasilkan memiliki dampak positif yang lebihbesar. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman tentang bagaimanamembangun sinergi yang efektif antara akademisi dan masyarakat di era Society 5.0. Temuanini dapat menjadi landasan untuk pengembangan strategi dan kebijakan yang mendukungkolaborasi yang berkelanjutan dalam rangka mencapai kesejahteraan bersama.
Cite
CITATION STYLE
Sari, Y., Ridwansyah, & Anggraeni, E. (2024). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat di Lampung mengenai Dampak Positip dan Negatif Penggunaan Teknologi. Jurnal Abdimas Mahakam, 8(01), 238–246. https://doi.org/10.24903/jam.v8i01.2617
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.